Protokol Kesehatan Ini Sering Diabaikan Pengunjung Hotel

By Robby Prihandaya 06 Okt 2021, 13:43:15 WIB HOTEL
Protokol Kesehatan Ini Sering Diabaikan Pengunjung Hotel

Keterangan Gambar : Ilustrasi


Pandemi virus COVID-19 yang berlangsung sejak akhir 2019 lalu, telah mengubah banyak hal. Warga dunia harus melakukan penyesuaian hampir dalam segala aspek keseharian sebagai langkah pencegahan penularan Covid-19.

Demikian pula saat kita berkunjung atau menginap di hotel. Ada berbagai protokol yang harus diperhatikan demi keamanan bersama.

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah mengeluarkan panduan protokol kesehatan saat tamu menginap di hotel.

Baca Lainnya :

Panduan tersebut tertulis dalam Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan dan Kelestarian Lingkungan Hidup yang dikeluarkan dalam rangka melaksanakan protokol kesehatan bagi masyarakat produktif untuk pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Masyarakat yang datang ke fasilitas umum, seperti pusat perbelanjaan, destinasi wisata, dan hotel, tetap harus disiplin protokol kesehatan. Untuk tamu hotel, Ketua Himpunan Humas Hotel Yogyakarta, Leno Christiannaldo menyampaikan beberapa hal yang masih diabaikan oleh tamu hotel.

Hanya cek suhu tubuh                                        

Saat masuk ke lobi hotel, tamu biasanya hanya melewati petugas yang mengecek suhu tubuh mereka kemudian melangkah ke meja penerima tamu. Padahal sebelum masuk lobi hotel, semestinya tamu menjalani protokol kesehatan selain pengukuran suhu tubuh.

Tidak mencuci tangan dan tidak membersihkan tangan dengan hand sanitizer

Setiap hotel sudah menyediakan tempat mencuci tangan dan hand sanitizer atau cairan pembersih tangan di teras atau sebelum tamu masuk lobi hotel. Inilah yang harus dilakukan oleh tamu sebelum petugas mengecek suhu tubuh. Kelalaian mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau membersihkan tangan dengan hand sanitizer ini bisa jadi karena belum terbiasa.

Tidak memakai masker

Terkadang ada pula beberapa tamu yang lupa memakai masker dengan alasan terburu-buru. Padahal sekarang setiap orang wajib pakai masker setiap keluar rumah atau keluar kamar hotel.

"Kami berharap protokol kesehatan ini menjadi kebiasaan baru masyarakat," kata Leno kepada Tempo, Senin 4 Oktober 2021. Dan yang juga penting adalah mengganti masker setiap empat jam sekali.

 "Langkah sederhana, namun bermanfaat untuk kesehatan kita semua", imbuhnya.

Mengenai okupansi hotel di Yogyakarta selama PPKM Level 3, Leno Christiannaldo menjelaskan kondisi sudah lebih baik dan mulai bangkit sedikit demi sedikit.

"Tingkat hunian di beberapa hotel mulai meningkat secara perlahan," ujarnya. Sebab itu, dia mengingatkan agar para wisatawan turut mendukung dengan taat protokol kesehatan di manapun berada.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment