Sandiaga Uno Ingin PHRI Sediakan Tempat Isoman dan Kamar Bagi Nakes

By Robby Prihandaya 27 Jul 2021, 18:33:51 WIB HOTEL
Sandiaga Uno Ingin PHRI Sediakan Tempat Isoman dan Kamar Bagi Nakes

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengajak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) agar tidak menyerah di tengah tekanan pandemi COVID-19.

Salah satu caranya ialah dengan menyediakan tempat isolasi mandiri (isoman) dan fasilitas kamar bagi para tenaga kesehatan (nakes).

Sandiaga menilai upaya tersebut sekaligus untuk dapat menggerakkan perekonomian serta membantu tingkat keterisian kamar hotel yang ditargetkan mencapai 40 persen.

Baca Lainnya :

Ia mengungkapkan, sebelumnya pihaknya sudah mendengar aspirasi dari PHRI Garut. Banyak para pelaku usaha di bidang hotel dan restoran di Garut yang mengibarkan bendera putih atau tanda tidak sanggup lagi menjalankan usahanya akibat pandemi.

“Saya mengajak PHRI Garut untuk menurunkan bendera putih dan mengibarkan bendera merah putih sebagai simbol semangat untuk bangkit dari pandemi COVID-19. Bendera-bendera itu nantinya akan diproduksi oleh para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Garut sehingga dapat membuka peluang usaha serta memastikan roda perekonomian di sektor ekonomi kreatif di Garut dapat terus bergerak," kata Sandi dikutip dari keterangannya.

Sandiaga menjelaskan bahwa pihaknya sudah menjalin beberapa kesepakatan dan menggandeng PHRI Garut, serta para pelaku perhotelan untuk menyediakan akomodasi bagi para nakes. Selain itu, Kemenparekraf juga akan menggandeng PHRI garut untuk menghadirkan sentra vaksinasi COVID-19.

"Ini adalah pilot project, nantinya akan kita akan sebar luaskan ke destinasi lainnya, Yogyakarta sudah lebih dulu. Bahkan Bromo tadi sudah memastikan kesiapannya. Saya juga mengajak para pengusaha perhotelan menjadikan hotel sebagai tempat akomodasi nakes serta menghadirkan sentra vaksinasi bisa kita coba terapkan di daerah-daerah lain, sehingga perekonomian daerah dapat kembali bergerak dan membantu tingkat keterisiannya yang mencapai 40 persen," ungkapnya.

Terkait dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), diharapkan membantu para pelaku ekraf dalam mempertahankan lapangan kerja diharapkan akan segera didistribusikan dalam waktu dekat. Pagu anggaran Rp 2,4 triliun ini akan digunakan melalui program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), Bangga Buatan Indonesia (BBI), Sertifikat CHSE bagi usaha Pariwisata, PEN Film, Dukungan Akomodasi Hotel untuk Tenaga Kesehatan, dan Bantuan Pemerintah untuk Usaha Pariwisata (BPUP).

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, saat ini Kemenparekraf tengah menyesuaikan dan memfinalisasikan skema Hibah Pariwisata menjadi BPUP. Basis data usulan BPUP 2021 didapat dari data BPKM terkait perusahaan di sektor pariwisata yang terdaftar di Online Single Submission (OSS) dan berdasarkan data BPS jumlah tenaga kerja.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment